Jumat, 03 September 2010

My review about "Street Dance"

Well, rabu kemaren akhirnya gw jadi juga buka puasa bersama dengan inang Leo, amoy Iin, mami Ria, dan tentunya ka Ika. Dan seperti biasa, semanggilah menjadi tempat favorit kita buat kumpul. :P

Sambil nunggu buka, amoy ngajak nonton film. Awalnya saat di ajak nonton sama amoy di twitter, gw sempet ga tertarik. karena sejujurnya gw pengen nonton "vampire suck" tapi amoy malah ngajakin nonton "street dance".
Yaa. Sebagai adik yang baik, makanya gw menuruti permintaan kakak-kakakku yang cantik-cantik ini. Hehehe. Kita nonton jam 14.40, dan gw baru sampe semanggi jam 14.30. *great! pas banget 10 menit sebelum film mulai. (tadinya pas naik ke 21, gw sempet berfikir kalau misalkan ga keburu gw ga usah ikutan nonton deh).

Dan akhirnya setelahsampai di 21, ternyata inang, amoy dan Ika udah berdiri di depan studio tempat kita mau nonton. (dan gw lupa itu studio berapa). Akhirnya kita masuk juga ke studio itu. kita duduk di deretan G (kalau gw ga salah inget ya). Gw duduk di sebelah dalem, di sebelahnya ka Ika. Si ka Ika udah super excited banget nonton film ini. Dia ngomongin banyak hal tentang orang yang main di film ini, dan bahkan dia udah nyanyiin lagu yang dia tau ada di fil ini.

Yes! Akhirnya film pun dimulai. Dan ternyata film ini di luar dugaan gw. Buat orang yang suka sama dance (dan hal apa pun yang berhubungan dengan dance), film ini bener-bener ngasih gw performance dance yang luar biasa. Sepanjang film yang ada adegan dance-nya, gw ga berhenti bilang "damn!", "cool!", "nice!", dan kalimat lainnya karena gw kagum sama film ini.

Kalau menurut gw, secara keseluruhan film ini gw kasih nilai 8 dari 10. Karena film ini bener-bener bakalan bisa kasih inspirasi buat orang yang suka sama dance. Gerakan dance yang ada di film ini tuh variatif banget. Setiap dance yng di tampilin tuh "kena" banget. (mulai dari outfit, gerakan yang total, sampe ke ekspresi nge-dance-nya).

Kekurangan dari film ini (dan sangat fatal) kalau menurut gw cuma ada 2. Yang pertama film ini adalah film dengan emosi yang paling sedikit dari banyak film yang pernah gw tonton dan juga acting pemainnya kurang total.. Seriously, di film ini lo cuma akan ngeliat ekspresi seneng, sedih/kecewa, dan ekspresi marah/nyolot. Oh come on! itu semua bikin film ini jadi agak flat. Yang kedua adalah jalan ceritanya yang menurut gw gampang ditebak dan juga ending cerita yang menurut gw amat sangat flat dan aneh. Buat sebuah film dengan tema dance dan ber-setting di UK, ending dari film ini akan membuat lo merasa sedikit kecewa.

Well over all buat lo yang suka nge-dance, film ini bisa jadi refrensi film dance yang oke yang bisa ngasih lo inspirasi gerakan dance dan juga ngasih lo banyak list lagu up beat yang bisa lo pake buat dance. (selain film "step up" dan film "honey").

Gw, inang, amoy, mami, dan ka Ika merasa terhibur dengan nonton film ini. *dan selnjutnya gw ga sabar mau nonton film "babies" barengan sama mereka lagi.

Nah! ini dia trailer film "street dance".
Dan itulah review dari gw mengenai film ini, setelah rabu kemaren gw nonton film ini sama kakak-kakak gw yang cantik. :D

Minggu, 29 Agustus 2010

Move to the new chapter..

Finally setelah sekian lama gw ga pernah "menghiasi" blog gw ini, akhirnya gw kembali memutuskan untuk mulai menulis kembali.
Ya! semua disekitar gw berubah dengan semakin cepat dan dengan sangat tidak terduga. Belakangan ini di sekitar gw, terjadi banyak hal yang semakin membuat bersemangat untuk memulai "perjalanan' baru di hidup gw.
Mulai dari kelulusan kuliah D3 gw, persiapan gw menuju tempat kuliah baru, "terbius"-nya gw dengan Korea, hingga berita menggembirakan dan juga mengejutkan yang datang silih berganti ke kehidupan gw.
Yeah!
I guess it's time for me to start a new chapter of my journey to be an extraordinary man.
This is my new world, (maybe) with a brand new me.